HITSPOKER.NET


PERI99.COM

BANDAR DOMINO QQ

Pengacara Dimas Kanjeng Ditangkap Polisi, Saat Menggelar Pesta Sabu di Kamar Hotel

Pengacara Dimas Kanjeng Ditangkap Polisi, Saat Menggelar Pesta Sabu di Kamar Hotel


BERITA LAPAKKuasa hukum Dimas Kanjeng Patuh Pribadi, Andi Faisal SH serta adiknya di tangkap anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya di satu hotel terkenal di pusat kota.

Tersangka Andi di tangkap waktu mengadakan pesta sabu-sabu di satu kamar hotel.

Tersangka Andi di tangkap selesai mengikuti kontrol sebagian sultan di Ditreskrimum Polda Jawa timur berkaitan laporan sangkaan penipuan, Kamis (27/10/2016).

Demikian balik ke hotel di pusat kota, Andi segera mengadakan pesta sabu berbarengan adiknya di kamar yang disewa.

Polisi menggerebek kamar hotel sesudah terima info bila di kamar yang ditempati tersangka ada pesta sabu-sabu.

" Memanglah benar dia di tangkap, " tutur Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Donny
Adityawarman, Sabtu (29/10/2016).

LAPAK BERITABerapakah jumlah barang buktinya? Bekas Kanit Narkoba waktu masihlah Polwiltabes Surabaya itu malas menerangkan dengan cara detil.

" Tunggulah, ini masihlah diperkembang serta Senin (31/10/2016) sajalah sekalian launching, " tuturnya pada Surya.

Info yang didapat, Andi waktu itu datang ke Surabaya untuk mengikuti kontrol sultan di Polda Jawa timur.

Ia diantar seseorang sopir serta adiknya yang belum di ketahui jati dirinya.

Infonya, sopir yang mengantar turut nikmati sabu namun waktu penggerebekan berjalan, sopir tengah keluar serta didalam cuma ada Andi serta adiknya yang tengah nikmati barang haram itu.

Disamping itu, penyidik Ditreskrimum Polda Jawa timur yang mengatasi sangkaan penipuan dengan modus penggandaan duit yang dikerjakan pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Patuh Pribadi serta kaki tangannya, akan mengambil keputusan sebagian tersangka baru.

Sebagian sultan agung serta sultan yang di check sebagai saksi dalam masalah ini, tak tutup peluang dapat jadi tersangka.

Lantaran peran sultan atau sultan agung yaitu menyatukan duit dari orang-orang atau koordinator yang notabene sebagai duit mahar lalu disetor ke padepokan.

LAPAK BERITAInfo yang didapat, satu diantara sultan agung yang telah ditahan yaitu Suryono (48), warga Jalan Pahlawan, Desa Krejengan, Kabupaten Probolinggo.

Tersangka yang mempunyai nomer KTS 009/0031/10 itu ditahan penyidik mulai sejak, Jumat (28/10/2016) malam.

Keterlibatan tersangka dalam masalah ini atas perannya yaitu menyatukan duit dari orang-orang atau koordinator.

Berita yang berkembang, jumlah tersangka selalu berkembang serta kian lebih dua orang.

Sebagian korban yang telah di check penyidik dari mulai Makassar, Kudus, Jateng, Ponorogo, Jember, Surabaya serta yang lain itu lewat sebagian sultan. Sesaat, Patuh Pribadi yaitu tersangka tunggal.

BERITA LAPAK - Kabid Humas Polda Jawa timur, Kombes Pol RP Argo Yuwono, menerangkan penyidik selalu bekerja untuk mengecek serta menggali info dari korban.

" Dari kontrol yang dikerjakan, bisa saja ada tersangka baru, " tuturnya, Sabtu (29/10/2016).
Berapakah jumlah tersangka yang bakal diputuskan? ” bertanya Surya.

" Tunggulah saja kelak. Bila ada tersangka baru pastinya akan kami launching. Terlebih masalah ini jadi perhatian orang-orang, " tandasnya.

Dalam perlakuan masalah sangkaan penipuan dengan modus penggandaan duit, tim penyidik masihlah menganalis dari temuan beragam tanda bukti yang sudah diambil alih.

Penyidik juga menganalisa info korban serta saksi yang telah disuruhi info.

" Dari analisis serta gelar perkara yang kami kerjakan bakal nampak ketahuan, peran dari semasing sultan atau sultan agung, " tuturnya.

Masalah yang menghebohkan orang-orang itu, kata perwira dengan pangkat tiga melati di pundak, sudah ada delapan pelapor di Polda Jawa timur.

Yang paling banyak alami kerugian yaitu korban Hj Najmiah asal Makassar yang dilaporkan oleh anaknya, M Najmur sekitaran Rp 200 miliar, Muhammad Ali dari Kudus, Jateng atau bekas penasihat hukum padepokan sebesar Rp 35 miliar.

Subscribe to receive free email updates: