HITSPOKER.NET


PERI99.COM

BANDAR DOMINO QQ

Antasari Azhar : Perlakuan SBY Kepada Dirinya

Antasari Azhar : Perlakuan SBY Kepada Dirinya


SITUS BANDAR KARTUKamis, 10 November 2016, jadi hari menggembirakan untuk Antasari Azhar.

Bekas Ketua KPK yang divonis 18 th. penjara lantaran masalah pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen itu telah dapat meninggalkan Lapas Klas I Tangerang serta hirup hawa bebas.

Antasari Azhar memperoleh Pembebasan Bersyarat (PB) sesudah melakukan saat hukuman murni sepanjang 7 th. 6 bln. penjara serta memperoleh potongan hukuman atau remisi sepanjang 53 bln. 20 hari.

Sesudah bebas ia juga blak-blakkan dengan wartawan.

Ia membetulkan bakal mengadakan syukuran hari kebebasannya dari penjara.

AGEN POKERAcara ini gagasannya bakal diselenggarakan di Hotel Gran Zuri, Serpong, pada 26 November 2016 yang akan datang.

Lantas, siapapun yang ia undang?

Antasari mengaku bakal mengundang beberapa orang serta petinggi untuk menghadiri acaranya itu.
Tetapi, ia akan tidak mengundang bekas Presiden RI, Susilo bambang Yudhoyono (SBY).

" Jujur, saya terpikir saja tidak. Jadi, bagaimana saya ingin ngundang SBY? Dahulu saja saya masuk sel, say hello saja tidak, " katanya.

Antasari menyampaikan, beberapa orang yang diundangnya untuk acara itu yaitu beberapa teman dekat sejati.

Salah satunya, beberapa senior di kejaksaan, senior di Kumham, serta Wakil Presiden Juiceuf Kalla (JK).
Antasari Azhar mengakui mengundang beberapa orang itu karena mereka lah teman dekat sejatinya.

Sebab, mereka lah yang masihlah ingat dianya di saat terpuruk dibalik jeruji besi.

Antasari menilainya JK sebagai salah seseorang teman dekat sejatinya lantaran beberapa kali sudah membesuknya di tahanan.

Kian lebih itu, Antasari mengakui mengagumi akan dengan JK.

Sebab, dia tak memiliki rasa berat untuk jadi saksi pernikahan dua anak dari seseorang narapidana.

Sesaat, SBY tak pernah sekali juga membesuknya di rutan ataupun lapas sepanjang 7 th. 6 bln. dianya melakukan hukuman.

" Umpamanya Pak JK kan pernah sekian kali besuk saya, beliau datang. SBY tidak pernah serupa sekali. "

" Beliau saat aktif, prihatin juga tidak. Seumpama menyampaikan, saya prihatin Ketua KPK masuk tahanan juga tidak ada pula, " ucapnya.

Ia menyatakan, tidak tebersit sedikitpun dipikirannya untuk mengundang SBY dalam acara syukuran hari kebebasannya kelak.

" Namun, besar kemungkinan saya bakal mengundang Pak JK. Lantaran apa? Lantaran Pak JK teman dekat sejati saya. Saya telah setuju dengan keluarga, kalau orang yang saya ajak bicara tak kebanyakan orang lagi, "

" Namun, orang yang betul-betul saya nilai sebagai teman dekat sejati. Pak JK beberapa kali sudah besuk saya didalam (penjara). Saat saya terpuruk, nampak lah dia. Itu lah teman dekat sejati. " (Abdul Qodir)

Subscribe to receive free email updates: