HITSPOKER.NET


PERI99.COM

BANDAR DOMINO QQ

Kritik MUI dan Nyatakan Ahok Tak Hina Al Quran, Ini Penjelasan Mengejutkan Buya Syafii

Kritik MUI dan Nyatakan Ahok Tak Hina Al Quran, Ini Penjelasan Mengejutkan Buya Syafii


SITUS BANDAR KARTUHal yang mengagetkan di sampaikan oleh Bekas Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafii Maarif atau umum disapa Buya Syafii berkaitan masalah sangkaan penistaan agama pada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Menurut dia Ahok tak lakukan penghinaan pada Al Quran waktu kunjungan kerja ke
Kepulauan Seribu.

Buya Syafii mempunyai argumen sendiri.

Ia lalu menuturkan penilaiannya.

Diluar itu Buya juga mengkritik Majelis Ulama Indonesia (MUI).

" Seumpamanya saya sudah membaca dengan cara utuh pernyataan Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu yang menghebohkan itu, " kata Buya Syafi'i dalam info yang di terima di Jakarta, Senin (7/11/2016).

AGEN POKERIa mengakui tak pernah ikuti pendapat serta pernyataan sikap MUI yang sudah dibacakan dengan penuh emosi waktu diundang program salah satu‎ tv nasional, tetapi terakhir baru membaca isi pendapat serta pernyataan sikap MUI lewat internet.

" Dalam fatwa itu terang dituduhkan kalau Ahok sudah mengejek Al Quran serta mengejek ulama hingga mesti diolah dengan cara hukum, " katanya.

Tetapi, waktu itu Buya Syafii akal sehatnya menyampaikan kalau Ahok bukanlah orang jahat yang lalu disikapi bermacam oleh beragam kelompok.

Kemudian, Buya Syafii memperoleh hujatan cukup banyak, demikian halnya yang membela.

" Semuanya berdasar pada Fatwa MUI yg tidak cermat itu, harusnya MUI sebagai instansi melindungi martabatnya lewat fatwa-fatwa yang betul-betul diperhitungkan dengan cara jernih, cerdas, serta bertanggungjawab, " kata Buya.

Dia memohon orang-orang cermati dengan cermat cuplikan Ahok waktu kunjungan kerja ke Pulau
Pramuka, 27 September 2016 seperti yang menyebar di internet.

Bila di perhatikan cermat tak ada perkataan Ahok yang mengejek.

" Jadi janganlah yakin serupa orang. Kan dapat saja dalam hati kecil ayah ibu gak dapat tentukan saya, lantaran dibohongin gunakan Surat Al-Maidah 51 macem-macem itu. Itu hak ayah ibu ya. Cermati, apa ada penghinaan Al-Quran? Cuma otak sakit saja yang rangkuman demikian, " tuturnya.

Terlebih, kata Buya Syafii, bila hingga menista langit, jauh dari itu. Perkara dikesankan mengejek ulama menurut dia tidak butuh dibicarakan.

Menurut dia, pokok permasalahan di sini yaitu pernyataan Ahok di depan umum di sana supaya janganlah yakin serupa orang lantaran dibohongin gunakan surat surat Al-Maidah 51.

Ahok serupa sekali tak menyampaikan surat Al-Maidah 51 itu bohong.

" Yang dikritik Ahok yaitu mereka yang memakai ayat itu untuk membohongi orang-orang supaya tak pilih dianya, " tuturnya.

Buya Syafii menyampaikan fokus perhatian tulisan ini yaitu tak benar Ahok mengejek Al Quran sesuai sama cuplikan komplit keterangannya di Pulau Pramuka di atas.

Dianya menyesalkan, pendapat gegabah MUI nyatanya sudah berekor panjang. Bahkan juga, demo 4 November bentuk kongkretnya.

" Apakah kita ingin mengorbankan kebutuhan bangsa serta negara itu akibat fatwa yg tidak jeli itu? Atau apakah seseorang Ahok demikian ditakuti di negeri ini, hingga mesti dilawan dengan demo besar-besaran? Janganlah jadi manusia serta bangsa kerdil, " tuturnya. (*)

Subscribe to receive free email updates: