HITSPOKER.NET


PERI99.COM

BANDAR DOMINO QQ

PBNU Minta MUI Direformasi, Fatwa Tentang Ahok Picu Masalah



AGEN POKERKetua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Imam Aziz menilainya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mesti selekasnya direformasi. Pasalnya beberapa permasalahan keagamaan yang nampak akhir-akhir ini malah datang dari MUI.

" MUI mesti direformasi baik dengan cara kelembagaan ataupun fatwa yang di keluarkan, " tutur Imam dalam satu diskusi di Cikini, Jakarta, Senin (21/11).

Dengan cara kelembagaan, kata Imam, banyak orang-orang yang belum mengerti dengan cara terang posisi MUI sebagai instansi agama di Indonesia. Diluar itu, belum ada pula batasan tentu masalah fatwa yang sampai kini di keluarkan MUI.

SITUS BANDAR KARTUSalah nya ialah fatwa MUI masalah sangkaan penistaan agama yang dikerjakan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan kata lain Ahok.
Menurut Imam, fatwa itu harusnya tidak jadi referensi dalam mengolah hukum masalah Ahok. Sebab, fatwa cuma jadi dasar untuk orang-orang spesifik serta bukanlah jadi product hukum resmi.

" Fatwa ini sesungguhnya tak ada kedudukannya di konstitusi. Namun terkadang jadi referensi aparat, " tuturnya.

Selain itu, langkah yang dikerjakan kepolisian untuk mengecek Ahok juga dinilai sudah cukup.

Seringkali fatwa yang di keluarkan MUI, menurut Imam, dikira sebagai referensi mutlak yang perlu ditaati. Hal semacam ini di kuatirkan bakal menyebabkan kebingungan di orang-orang.

" Jadi mesti diterangkan juga masalah ketentuan internal MUI yang dapat dibuka oleh orang-orang supaya tak berlangsung kebingungan, " ucapnya.

Mulai sejak MUI pada 11 Oktober keluarkan fatwa kalau Ahok lakukan penistaan agama, gelombang massa menuntut sang petahana dipenjara makin jadi membesar. Walau Ahok sudah mohon maaf, beberapa ribu demonstran turun ke jalan pada 14 Oktober serta 4 November. Gagasannya, tindakan demo berlanjut pada 2 Desember.

Subscribe to receive free email updates: